Andalkan Pemain Muda, Samator Siap Beri Kejutan di Final Four Proliga 2026
Tim Surabaya Samator telah siap menghadapi babak final four Proliga 2026. Kendati diperkuat mayoritas pemain muda, namun Samator ingin memberi kejutan terhadap para kompetitor.
Selama jeda kompetisi, Samator intens melakukan persiapan. Salah satunya fokus latihan adalah meningkatkan mental bertanding yang diperlukan para pemain muda untuk menghadapi tim-tim kuat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendatangkan dua legenda Surabaya Samator yakni Rivan Nurmulki dan Mahfud dalam sesi latihan.
"Kita memang mencoba memberikan kepada mereka itu tambahan mental sama jam terbang dengan bermain bersama dengan senior mereka. Harapan saya ini bisa meningkatkan kualitas dari mental mereka maupun permainannya," kata Hadi Sampurno selaku Manager Surabaya Samator.
Bahkan, pada masa jeda tersebut tim asuhan Rudolfo Sanches itu sempat melakukan latih tanding bersama Garuda Jaya untuk melihat progres latihan para pemain sebagai bahan evaluasi.
Pada final four kali ini, Hadi mengatakan, ada perombakan pemain. Di mana, dua pemain muda harus keluar dari tim karena mengikuti ujian akhir SMA dan digantikan oleh tiga pemain baru.
Agar bermain lepas, ia menegaskan tidak ada target kepada pemain. Hadi hanya ingin pemainnya memberikan yang terbaik di lapangan. "Tidak ada target, kita tekankan kepada pemain agar bermain lepas. Jangan berpikir menang kalah," ujarnya.
Sementara itu, Sigit Ari Widodo selaku Asisten Pelatih Surabaya Samator mengaku realistis dengan peta kekuatan yang ada peluang untuk ke babak final cukup berat. Sebab, kompetitor yang dihadapi yakni Jakarta Lavani Livin' Transmedia dan Jakarta Bhayangkara Presisi memiliki pemain-pemain berpengalaman dan berkualitas tinggi.
Hal itu terbukti dibabak reguler selalu kalah dari dua tim tersebut. Namun, Samator berpeluang merebut tempat ketiga karena catatan lebih baik melawan Garuda Jaya.
Namun demikian, tim tetap serius menatap babak ini dan mencoba merebut peluang yang ada untuk meraih poin kemenangan. "Samator tuh peluangnya untuk di final kecil tapi kami berharap selalu bermain bagus untuk di setiap pertandingan. Terlepas itu, lawan Bhayangkara, Lavani, dan Garuda bermain bagus. Terlepas hasilnya seperti apa kita berpikir ke belakang, ya, penting kita bermain bagus dulu," ujar Sigit.
Advertisement