Serap 150 Industri, SiRIE Sidoarjo Dapat Dukungan Komisi VII
Upaya memperkuat daya saing kawasan industri di daerah kembali mendapat sorotan.
Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), melakukan kunjungan kerja ke kawasan industri Sidoarjo Rangkah Industrial Estate (SiRIE) di Kabupaten Sidoarjo, Jumat 27 Februari 2026.
Kunjungan ini menegaskan komitmen DPR dalam mengawal regulasi dan infrastruktur guna mempercepat pertumbuhan industri nasional.
Dalam lima tahun terakhir, SiRIE tercatat telah menarik lebih dari 150 industri besar. Capaian tersebut dinilai sebagai indikator kuat bahwa kawasan ini memiliki posisi strategis dalam mendukung ekosistem industri di Jawa Timur. Sekaligus menopang perekonomian nasional.
BHS menegaskan, keberadaan kawasan industri harus dijaga melalui kepastian hukum, tata ruang yang konsisten, serta dukungan infrastruktur memadai.
Menurutnya, penataan industri yang terpusat di kawasan resmi akan menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.
βKawasan industri seperti ini merupakan aset daerah yang bernilai tinggi. Pemerintah daerah harus memastikan seluruh aktivitas industri terfokus di dalam kawasan agar tata ruangnya tertib dan tidak bercampur dengan permukiman warga,β ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam pengembangan tenan industri. Aktivitas industri di luar kawasan resmi berpotensi memicu persoalan lingkungan, sosial, hingga ketidakteraturan tata ruang.
Karena itu, penguatan kawasan industri dinilai menjadi solusi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain tata ruang, BHS menyoroti urgensi percepatan infrastruktur energi, khususnya pasokan gas industri. Ia mengungkapkan telah mendorong agar jaringan pipa dari Perusahaan Gas Negara (PGN) segera masuk ke dalam kawasan SiRIE.
βIndustri membutuhkan kepastian suplai energi. Kami sudah berkoordinasi agar jaringan pipa PGN segera direalisasikan demi mendukung operasional industri di sini,β tegasnya.
Di tingkat nasional, Komisi VII DPR RI saat ini tengah membahas Rancangan Undang-Undang tentang Kawasan Industri. BHS memastikan aspirasi dari pengelola kawasan seperti SiRIE akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan regulasi tersebut.
βKami ingin regulasi yang lahir benar-benar pro industri, memberi kemudahan investasi, dan tidak mempersulit pelaku usaha,β jelasnya.
Direktur Utama SiRIE PT Bumi Kencana, Syah Ronald Sinatra, menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung dari DPR RI.
Ia menilai kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk menyampaikan kebutuhan riil kawasan industri, mulai dari infrastruktur hingga dukungan kebijakan.
βKehadiran Komisi VII DPR RI memberi semangat baru bagi kami. Dengan dukungan regulasi dan infrastruktur, kami optimistis SiRIE dapat berkembang lebih besar dan memberi kontribusi signifikan bagi perekonomian Sidoarjo maupun Indonesia,β ujarnya.
Senada, Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Sidoarjo, Putranti Cahyaning Siwi, menegaskan, komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat investasi dan pertumbuhan industri.
Ia menyebut kawasan industri seperti SiRIE berperan penting dalam mempercepat masuknya investor serta mendukung pengembangan industri kecil dan menengah (IKM).
Pemerintah daerah akan terus menghadirkan kemudahan perizinan, peningkatan infrastruktur, dan fasilitasi usaha agar iklim industri di Sidoarjo semakin kompetitif,βujarnya.
Dengan dukungan regulasi yang tengah digodok DPR RI serta percepatan infrastruktur strategis, SiRIE diproyeksikan menjadi salah satu episentrum pertumbuhan industri baru di Jawa Timur.
Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Sidoarjo sebagai kawasan penyangga industri nasional yang kian diperhitungkan.
Advertisement