Persela Lamongan Diam-diam Berburu Pemain, Sejumlah Nama Sudah Dikantungi dan Siap Didatangkan
Manajemen baru Persela Lamongan diam-diam berburu pemain. Bahkan, sejumlah nama, lengkap dengan posisi bermain pemain sudah dikantongi. Tinggal menunggu waktu. Begitu PT LIB Liga 2 Pegadaian Championship 2025/26 secara resmi membuka bursa transfer pemain, dimungkinan pemain buruan tersebut langsung bisa didatangkan.
Dijadwalkan bursa transfer akan dibuka 10 Januari 2026 mendatang. Sehari kemudian, Persela akan menjamu PS Barito Putra di Stadion Surajaya Lamongan.
Bisa jadi, pada laga tersebutΒ tim Laskar Joko Tingkir sudah menurunkan pemain baru. Hanya, belum diketahui kepastian kapan pemain buruan mulai bergabung latihan untuk beradaptasi dengan pemain yang ada.
Plt Manajer Persela, Ragil Sudirman tidak menampik ketika dikonfirmasi tentang perburuan pemain ini. Hanya, ia tidak tahu kapan pemain tersebut mulai didatangkan.
"Pastinya akan ada rapat lebih dulu,. Setelah itu baru akan didatangkan," katanya, saat dikonfirmasi Ngopibareng.id, Senin 5 Januari 2026.
Memang, perburuan pemain merupakan keharusan yang harus dilakukan Persela. Karena, sebelumnya tim besutan Bima Sakti Tukiman ini banyak ditinggalkan pemainnya.
Pastinya, terindikasi kuat diboyong eks CEO Fariz Julinar Maurisal,Β yang mengundurkan diri setelah istrinya, Datu Nova Fatmawati, membeli saham mayoritas PSIS Semarang.
Kabar santer, ada lima pemain. Di antaranya, Otavio Dutra,Β Wawan Febrianto Ocvian Chanigio, Albert 'Beto Gonzalves dan Esteban Vizcara, bergabung memperkuat PSIS.
Sedang pemain lain yang berpamitan keluar, masing-masing penjaga gawang Mariyo Londok, Osvaldo Hay yang kabarnya hijrah ke Selandia, Jonathan Bustos pulang kampung ke Argentina. Terakhir, Hasyim Kipouw juga pamit mundur.
Sebanyak sembilan pemain dengan berbagai posisi itu sudah tidak lagi ada di skuad Persela. Sehingga, wajib hukumnya jika tim.kebanggaan warga Lamongan ini mencari penggantinya.
"Pastilah. Kita tetap berburu pemain minimal sebanyak pemain yang pergi. Tentu sesuai kebutuhan atau posisi yang ditinggalkan dan bisa juga ada tambahan lainnya," tandas Ragil Sudirman.
Advertisement