Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 18 Februari 2026, Pemerintah Gelar Sidang Isbat 17 Februari
Umat Islam akan memasuki bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Bulan ini merupakan bulan yang ditunggu-tunggu umat Muslim di seluruh dunia, untuk melaksaba puasa wajib satu bulab penuh.
Perintah Allah tentang puasa ini tercantum dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah (2) ayat 183. Ayat ini menegaskan kewajiban puasa bagi orang beriman untuk mencapai derajat takwa, sebagaimana diwajibkan juga pada umat-umat terdahulu.
Surat Al-Baqarah (2) ayat 183 itu bunyinya;
ΩΩΨ§ Ψ£ΩΩΩΩΩΩΨ§ Ψ§ΩΩΩΨ°ΩΩΩΩ Ψ’Ω ΩΩΩΩΨ§ ΩΩΨͺΩΨ¨Ω ΨΉΩΩΩΩΩΩΩΩ Ω Ψ§ΩΨ΅ΩΩΩΩΨ§Ω Ω ΩΩΩ ΩΨ§ ΩΩΨͺΩΨ¨Ω ΨΉΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΨ°ΩΩΩΩ Ω ΩΩΩ ΩΩΨ¨ΩΩΩΩΩΩ Ω ΩΩΨΉΩΩΩΩΩΩΩ Ω ΨͺΩΨͺΩΩΩΩΩΩΩ
"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
Berbeda Metode Tetapkan Awal Ramadan
Tetapi awal puasa Ramadhan 1447H /2026 antara pemerintah dengan Muhammadiyah , diprediksi akan lberbeda. Muhammadiyah ormas Islam yang cukup berpengaruh ini telah menetapkan awal puasa Ramadan 18 Februari 2026.
Sedang pemerintah termasuk MUI, NU dan sebagian besar ormas Islam masih menunggu hasil sidang isbat yang akan digelur di Gedung Kementerian Agama Jl MH Thamrun Jakarta Pusat pada 17 Februari 2026.
Sidan isbat yang akan dipimpin langsung oleh Menteri Agams RI Nasaruddin Umar. diikuti MUI, Komisi VIII DPR RI, Duta Besar Negara Islam di Jakarta, astronom, dan seluruh ormas Islam di Indonesia.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan sidang isbat ini akan membahas laporan tim itsab dan rukyat Kemenag yang memantau pergerakan hilal atau bulan sabit dari sekitar 90 titik di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Papua. Hisal dari melihst langsung hilal, akan menjadi dasar bagi prmerintah untuk menetapkan awal puasa Ramadhan maupun saat menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H.
"Bila perbedaan awal Ramadan antara pemerintah dan Muhammadiyah, terjadi, mari kita harus salin menghormati, dan tetap menjaga ukhuwah islamiyah," pesan Nasaruddun Umar Selasa 3 Februari 2026.
Perbedaan penetapan awal Ramadhan antara i PP Muhammadiyah dan pemerinta, pasalnya, metode penetapan awal Ramadan keduanya berbeda. Pemerintah menentukan awal puasa Ramadhan melalui metode rukyatul hilal, yaitu pengamatan langsung hilal atau bulan sabit.
Adapun Muhammadiyah cenderung menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomis untuk menentukan posisi hilal.
Awal Ramadan 2026 Pemerintah
Dengan adanya perbedaan metode penetapan, lantas kapan awal Ramadan 1447 H/ 2026 versi pemerintah?
Prediksi awal Ramadhan 2026 dari pemerintah umumnya sudah bisa diketahui dengan mengecek kalender yang dirilis Kementerian Agama.
Untuk 2026, pemerintah memperkirakan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari. Setelahnya, Ramadan berlangsung genap 30 hari sebelum digantikan Syawal pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Meski begitu, penetapan awal Ramadhan 1447 H dari pemerintah tetap perlu menunggu pelaksanaan sidang Isbat awal Ramadan yang akan dilaksanakan pada 17 Februari mendatang.
Awal Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah
Mengutip laman resmi Muhammadiyah, PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Keputusan ini ditetapkan berdasarkan hasil hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid yang berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebagaimana tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025. Hal ini memberikan kepastian bagi umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, untuk memulai ibadah puasa.
Advertisement