Sebanyak 82.093 Pekerja Rentan di Jember Terlindungi Melalui Program Lingkaran Cinta
Pemerintah daerah terus memperkuat perlindungan sosial dan ketahanan ekonomi masyarakat melalui Program Lingkaran Cinta BPJS Ketenagakerjaan serta penyaluran bantuan sektor pertanian dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP). Pada tahun 2025. Kedua program tersebut mencatatkan capaian terbesar sejak pertama kali dijalankan.
Wakil Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D), Nyoman Aribowo, menyampaikan bahwa Program Lingkaran Cinta dirancang untuk melindungi pekerja rentan dengan cara menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan melalui anggaran pemerintah daerah.
βDengan adanya Program Lingkaran Cinta ini, tujuannya adalah mengurangi beban pengeluaran masyarakat karena iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dibayar oleh pemerintah daerah,β ujarnya, Senin, 22 Desember 2025 sore.
Program yang telah berjalan selama tiga tahun tersebut pada 2025 mencakup 82.093 pekerja rentan, terdiri dari buruh tani tembakau, petani pangan dan hortikultura, pekerja sosial keagamaan, pekerja rentan desa, nelayan tangkap, hingga pedagang keliling.
Selain memperluas jumlah kepesertaan, nilai manfaat yang diterima masyarakat juga meningkat signifikan. Sejak 2023 hingga 10 Desember 2025, total klaim BPJS Ketenagakerjaan yang telah dibayarkan mencapai Rp17,8 miliar dan diperkirakan meningkat hingga sekitar Rp20 miliar sampai akhir tahun.
βPer tanggal 10 Desember ini sudah Rp17,8 miliar. Kalau sampai akhir tahun, asumsi kami bisa di kisaran Rp20 miliar,β jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program bantuan dari Dinas TPHP. Bantuan tersebut mencakup sarana pra panen, pasca panen, pupuk, benih, bibit perkebunan, hingga konstruksi dan olah lahan.
βKalau seluruh bantuan pertanian dari TPHP ini kita nominalkan, totalnya mencapai Rp73,5 miliar, mulai dari alat pertanian sampai bantuan konstruksi dan olah lahan,β ungkapnya.
Bantuan tersebut meliputi ratusan unit mesin pra dan pasca panen, ratusan ton pupuk, ribuan benih hortikultura, puluhan ribu bibit kopi dan kelapa, serta dukungan olah lahan ribuan hektare. Seluruh bantuan direalisasikan hingga akhir tahun dan bersumber dari anggaran pusat maupun daerah.
βIni adalah realisasi program sampai akhir tahun, baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,β pungkasnya.
Advertisement