Seleksi Tuntas, Ratusan Peserta BEC 2026 Mulai Jalani Workshop
Setelah serangkaian seleksi, ratusan peserta terpilih sebagai talen Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026. Mereka mulai menjalani workshop secara intensif untuk memastikan penampilan mereka benar-benar maksimal. Workshop ini digelar di Aula Agro Wisata Tamansuruh.
Dalam kesempatan itu, Tim mentor BEC memberikan pembekalan komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup desain kostum, teknik fashion runway, fashion dance, hingga pendalaman tari tradisional dan koreografi. Pembekalan ini untuk memastikan setiap peserta mampu menerjemahkan narasi sejarah ke dalam sebuah pertunjukan seni jalanan yang spektakuler.
Tahun 2026 ini, BEC mengangkat tema yang sangat heroik, yakni "Perang Bayu". Tema ini dipecah menjadi lima subtema yang kaya akan nilai historis, mulai dari Hasil Bumi, Pejuang Blambangan, VOC dan Antek-Antek, Genderang Perang dan Alat Perang, hingga Situs Perang yang menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Blambangan.
"Materi hari ini meliputi runway, fashion dance, tari tradisional, ekspresi, hingga koreografi. Workshop ini dirancang seefisien mungkin agar semua materi tersampaikan dengan baik. Fokus utama kami adalah pembekalan agar peserta bisa tampil maksimal saat show nanti," ungkap Annisa Febby, salah satu mentor desain kostum BEC 2026.
Dijelaskannya, sketsa dan konsep desain yang disetorkan oleh para peserta menunjukkan peningkatan kreativitas yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Inovasi ini menjadi sangat penting dalam menjaga marwah BEC sebagai karnaval etnik terbaik.
"Hasil desain peserta sangat inovatif tahun ini. Tentunya kita ingin menunjukkan sejarah dalam bentuk pertunjukan karnaval yang modern namun tidak kehilangan akar budayanya," katanya.
Para peserta terlihat antusias. Mereka tampak serius memperhatikan detail gerakan dan arahan dari para mentor. Tantangan terbesar tahun ini adalah bagaimana menghidupkan karakter kostum yang berat namun tetap terlihat luwes saat dibawakan dalam durasi parade yang panjang.
Salah satu peserta, Robby Darmawansyah, mengaku tertantang dengan subtema yang ia dapatkan.Β
"Saya membawakan konsep seperti berada di medan perang, ini sangat menantang bagi diri saya sendiri. Dengan waktu sekitar 3 bulan, saya harap bisa memaksimalkan kostum saya agar benar-benar tampil prima," katanya.
BEC 2026 dijadwalkan digelar pada 18 Juli 2026. Sebagai ajang yang masuk dalam kalender tetap Karisma Event Nusantara (KEN) milik Kementerian Pariwisata RI, BEC digadang mampu menjadi magnet kuat bagi kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik ke Bumi Blambangan.
Advertisement