Melalui Semangat Menabung Dan Gotong Royong LDII Himpun 18.000 Sapi dan 17.000 Kambing Untuk Kurban
Ibadah kurban merupakan ritual ibadah tertinggi dalam bulan Zulhijah. Sekaligus manifestasi ketakwaan kepada Allah SWT dan sarana memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Karena itu, DPP LDII mendorong seluruh jajaran organisasi hingga tingkat paling bawah untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai gerakan kepedulian sosial yang menjangkau masyarakat luas.
βIbadah kurban merupakan teladan ketakwaan, pengorbanan, kesyukuran dan keikhlasan tertinggi dari Nabi Ibrahim pada Allah SWT. Esensi utamanya meneladani ketaatan Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail, yang kemudian menjadi syariat bagi umat Nabi Muhammad SAW. Sebagai umat Islam, kurban menjadi ibadah yang selalu dinanti karena keberkahannya,β ujar Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, pada pembagian daging kurban di halaman Kantor DPP LDII kawasan Patal Senayan.
Pembagian daging kurban dihadiri artis Ida Royani merangkap anggota DPR RI serta bintang sinetron Ben Kasyafani. Pada Idul Adha 1447 H/2026 ini LDII secara nasional berhasil menghimpun 18.000 ekor sapi dan dan lebih dari 17.000 ekor kambing untuk kurban.
"Hewan kurban sebanyak itu dihimpun secara gotong royong dan gerakan menabung," kata Dody kepada ngopibareng.id Kamis, 28 Mei 2026.
Kata Dody, gerakan menabung ini menjadi model bagi keluarga besar LDII, di setiap menyambut Hari Idul Idha yang identik dengan penyembelihan hewan kurban. Hewan yang tersebar di seluruh wilayah disembelih melalui dua tahap pada hari Idul Adha dan pada hari ini Tasyrik Kamis, 28 Mei 2026, salah satunya dilakukan LDII wilayah Jakarta.
Menurut Dody, semangat berkurban di era modern ini, harus dimaknai sebagai upaya memperkuat hubungan spiritual dengan Allah. Sekaligus momentum mempererat hubungan antarsesama manusia melalui semangat berbagi dan gotong royong.
βKurban adalah simbol ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial, yang memiliki nilai dalam memperkuat solidaritas, membantu masyarakat yang membutuhkan, dan membangun kebersamaan di lingkungan masing-masing,β ujarnya.
Untuk memperluas manfaat kurban hingga lapisan masyarakat bawah, DPP LDII memberdayakan struktur organisasi mulai dari tingkat DPW, DPD, hingga Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC). Langkah tersebut dilakukan agar distribusi daging kurban dapat menjangkau masyarakat secara merata, terutama di wilayah akar rumput.
βKami mendorong PC dan PAC LDII di seluruh Indonesia agar menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan kurban di lingkungan masyarakat. Dengan pendekatan berbasis komunitas, manfaat kurban diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat,β katanya.
DPP LDII tahun ini juga melanjutkan tradisi sebelumnya, yakni berkurban dengan berwawasan lingkungan. Ormas Islam itu menginstruksikan seluruh jajaran LDII di Indonesia untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara bersih, sehat, sesuai syariat, sekaligus memperhatikan dampak lingkungan.
Dody menjelaskan, penggunaan plastik sekali pakai secara berlebihan dalam pembagian daging kurban harus terus dikurangi. Sebagai gantinya, LDII mendorong penggunaan kantong ramah lingkungan maupun plastik daur ulang yang lebih aman bagi lingkungan,
βPelaksanaan kurban harus memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami menginstruksikan seluruh warga LDII agar mulai menggunakan plastik daur ulang atau wadah yang lebih ramah lingkungan dalam distribusi daging kurban. Semangat ibadah kurban juga harus sejalan dengan kepedulian terhadap lingkungan,β jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya standar penyembelihan yang memenuhi prinsip syariah sekaligus kesehatan masyarakat. Menurutnya, lokasi penyembelihan harus dijaga kebersihannya, hewan kurban dipastikan sehat, serta proses pengelolaan limbah dilakukan dengan baik agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
βKurban yang baik harus sah secara syariat, berikutnya juga harus higienis, tertib, dan memperhatikan kesehatan masyarakat. Limbah hasil penyembelihan perlu dikelola dengan benar agar tidak menimbulkan pencemaran maupun gangguan lingkungan,β tegas Dody.
Advertisement