Juara Liga 4 Jatim, Persepam Wakili Jatim di Putaran Nasional
Persepam Pamekasan tampil sebagai juara Liga 4 Jawa Timur 2025/2026 usai mengalahkan Pasuruan United dalam babak final melalui drama adu penalti dengan skor 1-1 (5-3), di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu, 15 Februari 2026, malam.
Dalam laga tersebut gol dalam waktu normal di buka oleh Persepam melalui sontekan Slamet Wahyudi pada menit ke-34, kemudian diimbangi oleh Pasuruan United melalui tendangan bebas Ricko di pertengahan babak kedua.
Hasil imbang yang bertahan sampai akhir waktu memaksa pertandingan berlanjut ke babak tendangan adu penalti. Pada babak tos-tosan, lima eksekutor Laskar Ronggo Sukowati sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sementara itu, dari lima penendang Pasuruan United, hanya tiga yang mampu mencetak gol.
Persepam Pamekasan pun keluar sebagai pemenang dan memastikan gelar juara sekaligus mewakili Jawa Timur di putaran nasional Liga 4.
βKami bersyukur atas hasil ini. Anak-anak bermain dengan hati, disiplin, dan tidak panik meskipun pertandingan berjalan ketat sampai adu penalti. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, pemain, pelatih, dan dukungan masyarakat Pamekasan,β ujar Asisten Pelatih Persepam, Anis Fuad.
Ia juga menambahkan, gelar juara Liga 4 Kapal Api PSSI Jatim 2025/2026 menjadi modal penting bagi Persepam untuk menatap putaran nasional.
βKe depan kami akan segera melakukan evaluasi dan persiapan agar Persepam bisa tampil lebih baik di level nasional,β tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Jawa Timur, Khairul Anwar, menyampaikan, Liga 4 memiliki peran penting dalam pengembangan sepak bola amatir di Jawa Timur. Menurutnya, Liga 4 Jatim tumbuh pesat sehingga dapat merangsang proses pembinaan di daerah.
βJumlah peserta Liga 4 Jatim mencapai 69 tim. Ini menunjukkan pertumbuhan klub amatir di Jawa Timur cukup positif. Meski dalam pelaksanaannya masih ada dinamika dan sejumlah evaluasi, namun final hari ini berjalan luar biasa, perangkat pertandingan memimpin dengan baik, dan antusiasme masyarakat sangat tinggi,β ujarnya.
Khairul Anwar menegaskan, ke depan, kualitas Liga 4 harus terus ditingkatkan. Baik dari sisi teknis pertandingan, perangkat wasit, maupun tata cara pelaksanaannya agar pembinaan sepak bola di Jatim semakin berkualitas.
Advertisement