Archipelago Gandeng Instansi Pendidikan Jaring Bakat Engineering Pelajar
Archipelago, industri perhotelan ternama di Asia menggandeng instansi pendidikan di wilayah Jawa Timur untuk menjaring bakat dan minat bagi pelajar yang ingin berkarir di bidang engineering.
Hal tersebut disampaikan I Ketut Wijaya, dan Bintang Watjana selaku Corporate Chief Engineering, dalam acara tahunan Engineering Conference 2025, di Aston Hotel Sidoarjo, Senin 28 April 2025.
Dalam kesempatan ini, I Ketut Wijaya menyampaikan, pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi instansi pendidikan, baik swasta negeri untuk berkolaborasi melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi pelajar.
βArchipelago membuka kesempatan kepada siswa-siswi yang berpotensi untuk meningkatkan skill mereka di bidang engineering,β ujarnya, Senin 28 April 2025.
I Ketut Wijaya melanjutkan, tahun ini, Archipelago memperluas inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mengundang guru-guru SMK dan dosen perguruan tinggi.
Engineering Conference 2025 juga membuka peluang bagi siswa jurusan Teknik Mesin, Teknik Listrik, Teknik Otomotif, hingga Teknologi Informasi untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring profesional, serta berkolaborasi mencari solusi inovatif bagi industri perhotelan.
βMagang di hotel-hotel naungan Archipelago berpotensi besar untuk menjadi jalur karier sebagai mulai dari staf sampai menjadi Chief Engineering di masa depan." imbuhnya.
Masih dikatakan I Ketut Wijaya, program ini bertujuan untuk melatih dan nantinya dapat merekrut siswa berbakat yang memiliki minat kuat di bidang engineering.
βAcara ini digelar selama 4 hari dan diikuti oleh 100 peserta dari seluruh engineering hotel-hotel di bawah naungan Archipelago. Serta ada 12 institusi pendidikan hadir disini,β kata I Ketut Wijaya.
Archipelago berkomitmen untuk terus mengembangkan program CSR, dengan menyediakan pelatihan teoritis dan praktis melalui kerja sama dengan SMK, perguruan tinggi, dan universitas di berbagai daerah.
βArchipelago terbuka dengan semua jurusan engineering, semua akan kami training mana potensi yang kurang akan kami ajari. Semakin banyak sekolah negeri maupun swasta yang berkolaborasi do kami berarti itu akan semakin mudah mencari SDM dalam bidang tersebut,β pungkasnya.
Advertisement