Album “Deadline” BLACKPINK Catat Penjualan Hampir 1,5 Juta Kopi di Hari Pertama
Girl band asal Korea, BLACK PINK kembali bikin heboh. Mini album terbaru mereka bertajuk “Deadline” berhasil mencuri perhatian publik dunia setelah mencatatkan prestasi luar biasa pada hari pertama perilisannya. Menurut data hampir 1,5 juta kopi hanya dalam 24 jam sejak dirilis pada Jumat 27 Februari 2026.
Pencapaian ini kembali menegaskan dominasi grup tersebut sebagai salah satu ikon K-Pop paling berpengaruh di dunia. Sebelumnya grup ini juga mencatatkan rekor 100 juta Subscriber YouTube beberapa waktu lalu.
YG Entertainment mengumumkan bahwa total penjualan hari pertama mencapai 1,46 juta kopi. Angka tersebut tidak hanya menjadi rekor internal bagi BLACKPINK sekaligus menandai penjualan hari pertama tertinggi dalam sejarag girl group K-Pop sepanjang sejarah. “Angka ini menunjukkan kuatnya antusiasme penggemar global terhadap musik BLACKPINK.
‘Deadline’ menjadi bukti bahwa mereka masih memimpin arus utama industri, bahkan setelah lebih dari tiga tahun tidak merilis album sebagai formasi lengkap,” ujar YG dalam pernyataannya ke media Korea. “Deadline” langsung menduduki posisi puncak Top Albums iTunes di 32 negara sejak dirilis. Lagu utama berjudul “Go” juga masuk Top 100 Melon sebuah platform musik terbesar Korea Selatan.
Go” Beri Warna Baru BLACKPINK
Video musik “Go” dirilis bersamaan dengan albumnya pada 27 Februari pukul 12.00 WIB. Lagu ini memperlihatkan sisi baru BLACKPINK yang lebih eksperimental, berbeda dari gaya khas mereka seperti dalam “Jump” atau rilisan era sebelumnya. Adanya perubahan vokal, konsep visual, hingga koreografi menjadi sisi lain album mini ini mendapatkan sambutan hangat dari para penggemarnya di seluruh dunia. Banyak yang menyebut “Go” sebagai salah satu lagu paling inovatif dalam perjalanan BLACKPINK. Keringkasan konsep dan variasi genre menjadikan album mini ini dianggap menyuguhkan warna baru setelah hiatus.
Para analis industri musik meyakini total angka penjualan “Deadline” masih akan meningkat signifikan. Dengan angka yang mencengangkan tersebut akan membuka jalan bagi BLACKPINK untuk kembali mendominasi pasar album fisik dan digital sepanjang 2026. Rekor baru ini membuktikan status mereka sebagai global powerhouse yang tidak hanya kuat di angka streaming, tetapi juga dalam penjualan album fisik.
Sementara itu platform penjualan album fisik Hanteo Chart mencatat jumlah penjualan 1.461.785 kopi di hari pertama—angka yang langsung menggeser rekor yang sebelumnya dipegang girl group lain. Prestasi ini membuat BLACKPINK menjadi girl group K-Pop pertama dalam sejarah Hanteo yang memiliki dua album dengan penjualan hari pertama melampaui satu juta kopi. Sebagai catatan, data Hanteo merupakan penjualan aktual ke penggemar, bukan sekadar jumlah pengiriman album. Hal ini membuat angka yang dicatat Hanteo sering dianggap sebagai tolak ukur paling akurat mengenai kekuatan penjualan sebuah grup.
Kekuatan album “Deadline” juga terletak pada deretan produser dan komposer yang terlibat dalam pembuatannya. Produser pemenang Grammy Teddy Park kembali memimpin produksi musik BLACKPINK. Ia berkolaborasi dengan produser papan atas Cirkut. Menariknya, seluruh member yaitu Rosé, Jisoo, Lisa, dan Jennie turut terlibat dalam proses penulisan lagu “Go”.
Selain itu sorotan publik publik adalah keterlibatan vokalis utama Chris Martin dari band Coldplay sebagai komposer menjadi kejutan tersendiri. Kolaborasi lintas genre ini membuat “Go” memiliki karakter unik dan berbeda dari rilisan BLACKPINK sebelumnya. Tentu saja akan ada banyak kejutan yang ditunggu mengingat pencapaian yang luar biasa BLACKPINK dalam hari hari mendatang.
Penulis: Nurul Huda
Advertisement